BLANTERORBITv102

    Desa Wisata Penglipuran: Desa Dengan Keajaiban Sejarah Yang Menarik

    Wednesday, August 23, 2023

    foto : jembrana.pikiran-rakyat.com


    Dalam catatan sejarah, Desa Adat Penglipuran telah ada sejak zaman Kerajaan Bangli sekitar 700 tahun lalu. Nama "Penglipuran" berasal dari pengeling (pengingat) dan pura (tempat suci), mengacu pada nilai ingatan dan tempat leluhur.

    Para sesepuh atau penglingsir mengatakan bahwa pendahulu Desa Penglipuran berasal dari Desa Bayung Gede, Kintamani. Mereka sering beristirahat di daerah bernama Kubu setelah perjalanan jauh 25 kilometer dari Desa Bayung Gede. Dari sanalah Desa Penglipuran awalnya dikenal sebagai Desa Kubu Bayung.

    Sebagai Desa Wisata Penglipuran, letaknya di Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Bali. Dengan jarak sekitar 60 kilometer dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Anda bisa tiba di sana dalam 1 jam 30 menit dengan mobil.

    Harga tiket masuk terjangkau, Rp 15 ribu untuk dewasa dan Rp 10 ribu untuk anak-anak lokal di atas 2 tahun. Bagi wisatawan asing, tarifnya adalah Rp 30 ribu untuk dewasa dan Rp 25 ribu untuk anak-anak.

    Desa Penglipuran, dikenal sebagai desa paling bersih di dunia, mengusung daya tarik yang menawan:

    1. Kebersihan Terdepan: Dalam berbagai penghargaan lingkungan dan pariwisata, Desa Penglipuran diberi gelar desa terbersih di dunia. Penghargaan seperti Kalpataru, Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA), serta masuk dalam Sustainable Destinations Top 100 menurut Green Destinations Foundation.

    2. Konsep Tata Ruang Khas: Menggunakan konsep Tri Mandala, desa ini terbagi dalam tiga wilayah: Utama Mandala sebagai tempat suci, Madya Mandala sebagai tempat tinggal, dan Nista Mandala sebagai area pemakaman.

    3. Lahan Hijau yang Luas: Luas tanah 112 hektar, dengan wilayah hutan bambu yang mencakup 45 hektar serta lahan pertanian seluas 50 hektar. Ruang hijau di desa ini lebih besar daripada pemukiman warga.

    4. Kaya Budaya: Ritual Ngusaba dan Galungan adalah perayaan yang menarik, sementara Penglipuran Village Festival adalah festival budaya tahunan dengan berbagai kegiatan.

    5. Makanan Khas: Jangan lewatkan mencicipi loloh cemcem dan tipat cantok, minuman dan makanan khas yang unik dan lezat.

    Aktivitas seru yang bisa dinikmati:

    1. Eksplorasi Pura dan Budaya: Kunjungi pura-pura seperti Pura Penataran, Pura Dalem, dan Pura Puseh untuk memahami budaya dan adat setempat.

    2. Tinggal Sebagai Penduduk Lokal: Rasakan pengalaman unik menginap di rumah penduduk dan berbaur dengan masyarakat.

    3. Nikmati Kuliner Khas: Cicipi kuliner lokal seperti tipat cantok dan minuman loloh cemcem yang unik.

    4. Kerajinan Tangan dari Bambu: Belajar membuat kerajinan tangan dari pengrajin lokal.

    5. Jelajah Hutan Bambu: Nikmati keindahan Hutan Bambu Desa Penglipuran untuk relaksasi dan berfoto.

    Dengan pesona sejarah dan aktivitas menariknya, berlibur di Desa Wisata Penglipuran adalah pengalaman tak terlupakan. Tetap menjaga kebersihan dan nikmati pesona budaya dan alamnya.


    Author

    Tama Hardy